<style> img{ max-height: 100%; max-width: 100%; } </style> <img src ="https://static.wixstatic.com/media/51e7e1_9fa2e6a342f744c085ea75f5f4e9da59~mv2.png" /> (align:"<==")+(box:"=======XXXXXXXXXX===")[ [[Start the Game]]]''Epilogue'' <style> img{ max-height: 50%; max-width: 50%; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/Pfbg8sxM/CHAPTER-1-1.jpg" /> Matahari telah terbenam, Langit sudah gelap, kebanyakan orang akan berada di rumah untuk bersantai dengan keluarganya. Tapi tidak bagiku, Jadi disinilah aku, dalam sebuah bangunan yang hidup di malam tapi redup di siang hari. Aku pun melangkah ke meja itu, duduk di salah satu kursinya dan mulai bermain. “YESS!” Seru ku dalam hati, kartuku sangat bagus! Sepertinya hari ini akan menjadi awal dari malam penuh keberuntunganku. [[Next]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_eb51b7a7eb9049378ef9a14621afa698.mp3" autoplay> <audio src= "https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_0025210dc59a474b9edaa56b4a294ea7.mp3" autoplay> <style> img{ max-height: 100% max-width: 100% } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/v83grvQx/CHAPTER-1-2.jpg" /> Tanpa sadar, sudah 4 jam aku disini. Sepertinya aku cukup beruntung hari ini, ahh 1 final round won’t hurt anyone. Aku pun menaruhkan seluruh kemenanganku malam ini dan menarik kartu2nya dan ternyata “sial!” seru ku dalam hari, kartunya jelek semua! “Apa yang akan kulakukan?!” hatiku sangat gelisah, semua hartaku akan hilang begitu saja jika kalah di ronde ini. Aku pun membanting tanganku diatas tumpukan kartu kartunya dan mengatakan “DUH NGANTUK BANGET, CEPAT SELESAIKAN TERUS CABUT” Semua pemain melihatku dengan aneh, bingung dengan aksi tiba tibaku. “Yaelah iya iya, dikit lagi, makanya cepetan kalah HAHAHA” seru salah satu dari mereka diikuti gelak tawa semua pemain lain. Tanpa mereka tahu, aku telah mengambil seluruh kartu yang aku butuhkan ketika menggebrak tanganku tadi. Tanpa diragukan, kemenangan terasa sangat memuaskan, apalagi ketika kita yang menang. “Cabut dulu ye” seru ku pada seluruh pemain lain yang kalah. [[Selanjutnya]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_eb51b7a7eb9049378ef9a14621afa698.mp3" autoplay> <style> img{ max-height: 100%; max-width: 100%; } </style> <img src="https://i.pinimg.com/564x/c1/98/1a/c1981a9c84c25bc81acc83fb2621b4f6.jpg"/> Aku keluar dari gedung itu dengan senyum kemenangan yang tercetak. Aku sudah lebih dari siap untuk menjadi orang kaya dan membeli seluruh harta yang kuinginkan sejak lama. Membayangkannya saja membuatku tersenyum sendiri… namun, ketika aku hendak menyeberangi jalan, BOOM! [[ UGH sakit]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_eb51b7a7eb9049378ef9a14621afa698.mp3" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_5d59281300314345971692254b68b649.mp3" autoplay><style> img{ height: 80%; width: 80%; } </style> <img src ="https://i.pinimg.com/564x/8f/c6/82/8fc68228c69b8b0ef4d3ebe2c966dbb1.jpg"/> Tiba - tiba aku bangun dari tempat tidurku, aku berusaha untuk duduk dari tempat diriku dan saat aku melihat di sisi kiri ku, aku melihat badanku sendiri, aku menjadi kaget “EH? Apa ini? Kok badanku masih ada di tempat tidur ku?” Aku mencoba untuk menyentuh badanku yang sedang berbaring di tempat tidur ku, ketika aku menyentuhnya, tanganku tidak dapat merasakan tubuhku sendiri tapi aku melihat tanganku melewati tubuhku, seperti hantu. Oh eh hantu? jangan-jangan aku menjadi hantu? Mataku menjadi abu-abu, tangan dan kakiku gemetar. Aku menyentuh kepalaku karena perasaan tekanan ini membuatku pusing, aku mikir “Jangan-jangan aku sudah mati?” aku mencoba untuk [[Teriak untuk minta tolong]] [[ Keluar untuk mencari Doctor]] Saat aku teriak, tidak ada orang yang datang kepadaku [[Selanjut peristiwa]] Saat aku keluar tidak ada orang yang ada di rumah sakit, hanya rohku dan badanku [[Selanjut peristiwa]]Karena itu aku langsung mencoba untuk menyentuh badan ku “WOI BANGUN, BANGUN GK” aku mencoba untuk menggerakan badanku tapi tidak tanda-tanda badanku akan bangun lagi. Aku tidak bisa napas dengan normal karena aku takut dan capek banget. “T-tidak, oh tidak apa yang telah terjadi kepadaku” [[Apa akan terjadi selanjutnya?]] <style> img{ height: 80%; width: 80%; } </style> <img src ="https://i.pinimg.com/564x/3a/20/ad/3a20ad67f52236b968bce51f521bfa24.jpg"/> Aku nunduk kepalaku dan berlutut tapi tiba-tiba aku melihat cahaya yang sangat terang. Aku keluar dari kamarku dan mencoba untuk menyentuh cahaya yang aku lihat. Dan tiba-tiba aku melihat semua kehidupan reinkarnasiku, semua kesalahanku, dan tiba-tiba ada angin yang sangat kencang ke arahku, aku jatuh dan menutupi mataku. Yang aku hanya bisa melihat adalah kegelapan, aku tidak bisa mendengar apa pun dan aku merasa aku akan terus jatuh selamanya. Tiba-tiba aku melihat cahaya kecil, dan saat aku membuka mataku, aku sudah tidak di dalam kegelapan lagi. [[ Chapter 1]] ''Chapter 1 "LIES"'' Dimasa kecilku, aku adalah seorang anak yang suka mencuri. Tiba-tiba aku terbangun diatas tempat tidurku karena matahari yang sangat terang menyorot langsung ke mataku. Akupun bergegas untuk mandi karena semenjak tadi ibuku sudah memanggilku untuk sarapan. Setelah selesai aku mandi, aku bergegas ke ruang makan. Terlihat ayah dan ibu sudah menungguku di meja makan. Akupun duduk di salah satu kursi yang belum terisi. Ibuku bangkit dan menyajikan makan pagi. Saat aku melihat makanannya, akupun kesal karena makanan tersebut bukanlah makanan yang aku harapkan. Akupun memakan bubur yang telah disajikan oleh ibuku, namun otaku masih terisi dengan makan-makanan lainnya yang sangat aku inginkan. [[Aku akan mencuri uangnya]] [[Aku tidak akan mencuri uangnya]] <audio src= "https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_5738f4a4432c4f1681128f99c8a3dbd5.mp3" autoplay loop><style> img{ max-height: 50%; max-width: 50%; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/tRfxPfMY/chapter-1-A.jpg" /> Setelah selesai makan, ayahku terburu-buru untuk pergi kerja karena jam sudah menunjukan pukul 7.15 dimana seharusnya ayah sudah berangkat sejak pukul 7 tadi. Akupun menyelesaikan makanan ku dan aku segera bergegas ke kamar untuk bermain games. Tiba-tiba ibuku masuk ke dalam kamarku dan mengatakan bahwa ibu akan pergi ke pasar terlebih dahulu, dan saat hendak meninggalkan kamarku, selembar uang berwarna merah jatuh dari kantung celana ibuku tanpa menyadarinya. Akupun melihat itu sebagai kesempatan emas yang tidak akan aku lewatkan. Setelah aku memastikan ibuku benar-benar pergi, aku segera mengambil lembaran kertas dengan nominal 100.000 dan tiba-tiba aku berpikir untuk membeli makanan yang sangat aku inginkan semasa pagi tadi. Akupun mengambil jaketku dan segera pergi ke restaurant dekat rumahku dan membeli makanan yang aku inginkan. Setelah aku sampai ke restaurant dan membeli makan, aku keluar dari restaurant tersebut dan berjalan kaki pulang ke rumah dengan perasaan sangat senang. Tiba-tiba seorang lelaki dengan sangat cepat mengambil makanan ku dan tiba-tiba aku merasakan tusukan di bagian punggungku dan pandanganku seketika menjadi gelap. [[Chapter 2]] <audio src= "https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_5738f4a4432c4f1681128f99c8a3dbd5.mp3" autoplay loop><style> img{ max-height: 50% max-width: 50% } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/Dz2JnK8Y/capter-1-B.jpg" /> Setelah selesai makan, ayahku terburu-buru untuk pergi kerja karena jam sudah menunjukan pukul 7.15 dimana seharusnya ayah sudah berangkat sejak pukul 7 tadi. Akupun menyelesaika makanan ku dan berhubung hari ini adalah weeked aku ingin menghabiskan waktuku untuk bermain di taman bersama teman-teman. Waktu sudah menunjukan jam 12 siang dan tiba-tiba Orang tua dari teman ku mengajak semua teman di taman untuk ke restaurant yang tadi pagi sempat aku inginkan untuk makan. Ternyata hari ini adalah hari ulangtahuan salah satu temanku. Setelah itu aku bersama teman-temanku kembali bermain di taman hingga tidak disadari matahari sudah mulai terbenam dan akupun segera kembali ke rumah. Aku mandi dan akupun tidur dengan tenang. [[Chapter 2]] <audio src= "https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_5738f4a4432c4f1681128f99c8a3dbd5.mp3" autoplay loop>''Chapter 2 "CHEATING"'' Aku adalah seorang anak remaja yang sangat aktif di sekolah. Di masa remajaku, aku merupakan seorang yang memiliki paras yang tampan sehingga banyak sekali orang yang ingin menjadi pacarku, hingga pada saat itu aku resmi menjadikan seorang laki laki bernama angkasa untuk menjadi pacarku. Kami berpacaran selama 3 tahun dan selama 3 tahun itu banyak sekali rahasia yang disimpan olehku termasuk perihal aku berselingkuh dengan teman sekelas. Ya, teman sekelasnya, Jason. [[Siapa si Jason?]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_ccb6cb756ada438aacae720c45535627.mp3" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_f1a20e4b56414c089e3e296b1fc23ed1.mp3" autoplay><style> img{ max-height: 100% max-width: 100% } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/m2dVGSLQ/jason.jpg" /> Jason adalah seorang anggota klub basket famous yang menyukaiku, sudah 3 tahun semenjak pertama kali aku masuk SMA, Jason sudah menyukaiku karena aku sendiri juga merupakan kapten cheerleaders di sekolahku. Namun karena pada saat itu aku memilih untuk melangsungkan hubungan dengan angkasa, hal itu membuat Jason menjadi marah dan bertekad untuk merebutku dari angkasa. [[Apa yang akan terjadi?]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_ccb6cb756ada438aacae720c45535627.mp3" autoplay> <style> img{ max-height: 550px; max-width: 550px; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/T3p02W1B/angkasa.jpg" /> Karena tekad yang begitu besar Jason menghalalkan segala cara untuk merebutku dari angkasa, seperti selalu mendekatiku, hingga memaksaku untuk menjadi selingkuhannya. Dan pada saat itu, hari sialku datang, aku tergoda dan mengiyakan ajakan berselingkuh dari Jason. [[ Saya tidak akan selingkuh]] [[Saya akan selingkuh]] <style> img{ height: 550px; width: 750px; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/rFqYTmSL/Angkasa-ft-y-n-married.jpg"/> Akhirnya aku memiliki hubungan yang baik dengan angkasa hingga berjalan 7 tahun lamanya dan memantapkan diri untuk menikah dan menjalin kehidupan bersama angkasa Aku mengalami kehidupan pernikahan yang bahagia bersama angkasa dan dikarunia seorang anak laki laki yang tampan dan juga pintar Dan juga aku menjadi pengusaha yang sukses dalam bidang bisnis yang diminati. [[Chapter 3]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_ede47bb653514db78c6ba0c79080ff59.mp3" autoplay>Awal perselingkuhanku bermula dari kerja kelompok yang diberikan oleh guru, aku berbohong kepada angkasa untuk pertama kalinya <style> img{ height: 450px; width: 750px; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/W3RXHb2C/Angkasa-feat-y-n-chat.jpg"/> Setelah membaca pesan yang dikirimkan oleh angkasa, aku pun beranjak pergi untuk menemui Jason. [[Peristiwa selanjutnya]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_fff20b4ce48c487390cca84899bef15b/720p/mp4/file.mp4" autoplay> <style> img{ height: 450px; width: 750px; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/zXDpMQrz/keadaan-di-dalam-cafe.jpg" /> Yap! Aku berbohong kepada angkasa, karena pada nyatanya aku tidak bekerja kelompok seperti yang aku katakan. Namun aku pergi menemui Jason. Aku pergi bersama Jason ke sebuah cafe di dekat taman dan kami terlihat seperti pasangan yang sangat bahagia dan aku pun terlihat tidak merasa bersalah atas perbuatan perselingkuhannya dan juga kebohongan yang sudah aku lakukan. Namun naasnya, aku kembali mendapatkan kesialannya. Di waktu yang sama, angkasa berada di cafe yang sama denganku karena pada saat itu angkasa baru selesai latihan band yang berada di seberang jalan cafe tersebut. [[ Apa yang akan terjadi? ]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_ede47bb653514db78c6ba0c79080ff59.mp3" autoplay> <style> img{ height: 450px; width: 750px; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/C5775Gjp/bukti-perselingkuhan.jpg" /> Angkasa yang merasa mengenali seseorang di cafe tersebut mengamati pergerakan keduanya Angkasa : loh itu bukannya y/n ya ? (berbicara di dalam hati) Dia melihat aku memeluk Jason dengan mesra Angkasa : kenapa dia bohongi aku? Katanya dia mau kerja kelompok Dia mengambil ponselnya untuk memotret keduanya, dia ingin memiliki bukti yang kuat sebelum dia meninggalkan aku dan langsung pergi dari tempat itu tanpa aku dan Jason ketahui. [[selanjutnya ]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_cb2201e86d0e49aa950cc356ba808243.mp3" autoplay>Setelah tersadar bahwa aku sudah terlalu lama bermesraan dengan Jason, aku pun tersadar untuk mengabari angkasa. <style> img{ height: 550px; width: 750px; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/sfY0bSGc/angkasa-gap-y-n-selingkuh.jpg" /> Angkasa menahan amarahnya karena mengingat bahwa dia baru saja melihat y/n berselingkuh. [[Oh no! Apa selanjutnya?]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_fff20b4ce48c487390cca84899bef15b/720p/mp4/file.mp4" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_cb2201e86d0e49aa950cc356ba808243.mp3" autoplay> Karena aku merasa angkasa tidak mengetahui perbuatan perselingkuhanku itu, hari demi hari semakin banyak kebohongan yang aku lakukan untuk menutupi persoalan aku berselingkuh Namun lain halnya dengan angkasa, angkasa juga semakin banyak memiliki bukti yang sudah dikumpulkan untuk menjadi alasan berpisah denganku Hingga tiba saatnya angkasa merasa bukti bukti yang dia miliki sudah cukup kuat untuk memilih berpisah denganku. [[ Percakapan di dalam ponsel]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_cb2201e86d0e49aa950cc356ba808243.mp3" autoplay> ( Percakapan di ponsel ) <style> img{ height: 550px; width: 750px; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/cHQXyyCH/ajakan-angkasa-ke-taman.jpg" /> Tanpa memiliki pikiran atau perasaan buruk, aku pun beranjak dari kelas dan menemui angkasa di taman belakang sekolah <style> img{ height: 550px; width: 750px; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/T1fQT75c/taman-belakang-sekolah.jpg"/> ( Lagi berada di taman ) ''Aku'' : hai sayang, kamu kenapa? ''Angkasa '' : 'Menunjukan senyum sarkas dan memberikan sebuah amplop ''Aku'' : loh ini apa ?' aku pun membuka amplop tersebut dan terkejut karena itu merupakan bukti bukti perselingkuhanku dengan jason ''Angkasa '' : aku mau putus dari kamu, y/n. Angkasa meninggalkan aku sendirian di taman tersebut. [[Chapter 3]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_cb2201e86d0e49aa950cc356ba808243.mp3" autoplay>''Chapter 3 "BULLYING"'' <style> img{ height: 60%; width: 60%; } </style> <img src ="https://i.pinimg.com/564x/cf/c2/26/cfc226b54f748161822f61618ee564b5.jpg"/> Aku baru masuk ke universitas yang aku inginkan. Ada banyak murid-murid dan profesor yang berkeliling di area lobby sekolah [[Bersosialisasi dengan Professor]] [[ Bersosialisasi dengan Murid ]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_ccb6cb756ada438aacae720c45535627.mp3" autoplay> Sambil ngobrol, aku menikmati keberadaan dan topik-topik yang sedang dibicarakan bersama dengan orang yang aku sedang ngobrol. Tiba-tiba aku merasa haus dan ingin beli minuman di dekat tempat vending machine [[Mencari tempat vending machinenya ]]Sambil ngobrol, dia menikmati keberadaan dan topik-topik yang sedang dibicarakan bersama dengan orang yang aku sedang ngobrol. Tiba-tiba aku merasa haus dan ingin beli minuman di dekat tempat vending machine [[Mencari tempat vending machinenya ]] <style> img{ height: 60%; width: 60%; } </style> <img src ="https://i.pinimg.com/564x/1a/e2/22/1ae22241f27f72278a8c54ba5c5766cc.jpg"/> Karena aku tidak tahu arah jalannya, aku mencari orang yang sudah lama di tempat universitas ini. Di sisi kananku ada seseorang satpam, sedangkan, di sisi kiriku ada janitorku. Aku mau nanya ke siapa ya? [[Nanya satpam]] [[Nanya Janitor]] Katanya, aku harus belok kiri, setelah itu, ke kanan dan masuk ke dalam kantin universitas [[Part selanjutnya]] Katanya, aku harus belok kanan dan keluar dari pintu utama supaya bisa masuk ke taman bermainnya [[Part selanjutnya]] <style> img{ height: 60%; width: 60%; } </style> <img src ="https://i.pinimg.com/564x/e8/83/11/e883111f192dfbd651413b7cde8f4114.jpg"/> Aku membeli jus orang yang segar. ITUUUU ENAAAKK BANNGEETTT, bikin aku merasa bahwa aku lagi berada di dalam Cloud Nine. Dengan menyelesaikannya, aku mulai jalan balik lagi ke ruang yang harus aku datang. Melihat ada dua arah baliknya aku memutuskan untuk [[Pilih arah kanan]] [[Pilih arah kiri]] <style> img{ height: 80%; width: 80%; } </style> <img src ="https://i.pinimg.com/564x/a3/b7/15/a3b715b2f2a31bdcfcd706675bd12576.jpg"/> Aku tiba-tiba keinjek tai……. Aku berdiam dulu dan coba ciumin dulu kalo baunya terlalu parah. “WAH GILA, kok tainya bisa baunya luar biasa kek gini? Jangan-jangan yang ee disini itu orang satpam.” Aku tenangkan diriku sendiri dulu dan cepat-cepat jalan ke toilet terdekat [[ Waduh, apa yang akan terjadi?]] <style> img{ height: 40%; width: 40%; } </style> <img src ="https://i.pinimg.com/564x/f5/fe/b3/f5feb30783369ee04599456d67b5bf4b.jpg"/> Aku tiba-tiba tidak sengaja keinjek lumpur….. “KENAPA SIH BISA-BISANYA AKU KEINJEK LUMPUR DAH?! APAKAH INI KARMA KARENA AKU PUTUSIN DIA!?”. Setelah dipikir-pikir, gak masuk akal sih yang aku bilangin. Aku melihat jam dan cepat-cepat lari ke toliet terdekat [[ Waduh, apa yang akan terjadi?]] <style> img{ height: 40%; width: 40%; } </style> <img src ="https://i.pinimg.com/564x/d4/aa/87/d4aa87fda6dcefa04173ba812b504eb8.jpg"/> Masuk ke toilet cewek, aku berusaha untuk tidak mendapatkan perhatian orang lain untuk melihat seberapa jorok aku ini. Aku mencuci dan mencuci pakai sabun dan ciumin kalo sudah LEBIH baik baunya. Tiba-tiba, ada beberapa mahasiswa yang masuk ke dalam toilet [[ Masuk cepat ke dalam salah satu pintu toilet ]] [[ Biarin, gak peduli kalo mereka liat aku lagi cuci]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_ccb6cb756ada438aacae720c45535627.mp3" autoplay><style> img{ height: 50%; width: 50%; } </style> <img src ="https://i.pinimg.com/564x/07/2a/cf/072acf3bfb986f51a04c8cbc3c13c923.jpg"/> Beberapa mahasiswa itu ketawa kencang banget. ASTAGA kok suara ketawa mereka jelek banget ya? Aku berkata di dalam hati. Ada satu teman geng mahasiswanya yang bernama Sophie bilang ke teman-teman lainnya “Eh pada tau gk? Si Brocolli itu kok masuk ke sini ya? Jangan-jangan universitas ini terima yang jelek-jelek gitu ya? Ahhaha” Satu temannya nambahin “Siapa sih namanya? Bernadette Amara ya? “Bernadette Amara?” Aku bisik ke diri sendiri. Kok aku kenal ya nama itu? Dari mana ya? Banyak pikiran dan pertanyaan-pertanyaan yang memenuhi benakku. Aku sedikit membuka pintunya dan memikirkan untuk [[ Nyamperin mereka dan menanyakan siapa si Bernadette ]] [[ Diam saja dan tutup balik lagi pintunya sambil mendengar mereka keluar dari pintu]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_91c8c3b4ae0043b2b16d5a234613b4c7/720p/mp4/file.mp4" autoplay> <style> img{ height: 50%; width: 50%; } </style> <img src ="https://i.pinimg.com/564x/9a/38/7d/9a387d57a9aa002380e9a6fe4abd1d76.jpg"/> Beberapa mahasiswa itu kaget ketika melihat aku. Supaya gak canggung, aku menyapa dengan menunduk kepalaku kepada mereka. Mereka melewatiku dan bisik-bisik sambil ketawa kencang banget. ASTAGA, kok suara ketawa mereka jelek banget ya? Aku berkata di dalam hati. Ada satu teman geng mahasiswanya yang bernama Sophie bilang ke teman-teman lainnya “Eh pada tau gk? Si Brocolli itu kok masuk ke sini ya? Jangan-jangan universitas ini terima yang jelek-jelek gitu ya? Ahhaha” Satu temannya nambahin “Siapa sih namanya? Bernadette Amara ya? “Bernadette Amara?” Aku bisik ke diri sendiri. Kok aku kenal ya nama itu? Dari mana ya? Banyak pikiran dan pertanyaan-pertanyaan yang memenuhi benakku. Aku sedikit lirik ke arah mereka dan [[Nyamperin mereka dan menanyakan siapa si Bernadette]] [[Diam saja dan lihat mereka pergi keluar]] <style> img{ height: 50%; width: 50%; } </style> <img src ="https://i.pinimg.com/564x/9a/38/7d/9a387d57a9aa002380e9a6fe4abd1d76.jpg"/> “Halo, boleh nanya?” Nanya dengan penuh penasaran “Boleh kak, emng mau nanya apa?” Dia dengan sinis liatnya “Yang nama Bernadette itu, dia berasal dari sekolah SMA mana? Kalo lu tau?” “Dia itu dari sekolah Gandarma. Dan tau gk? Dia pas kecil itu selalu juara 1 deh di setiap bidang. Jijik banget lhhhooo. HAHAHAH” Ketawa mereka selalu terngiang-ngiang di dalam otakku. Aku shok berat mendengar nama sekolah yang membuatku trauma. Semua kenangan burukku, aku ingat kembali terutama nama Bernadette Amar yang selalu di hadapanku di setiap ada lomba dan prestasi. Bernadette, seseorang yang membuatku merasa sengsara dan menderita karena dengan kesombongannya dan egoisnya. Kesakitan dan bullying yang dia selalu memberikan kepadaku membuatku merasa gelisah Perasaan kemarahan dan kekesalan ku mulai meningkat sambil mendengar cerita mereka tentang Bernadette. “Eh mau ketemu dia gk? Ahihihihi” “Boleh ikut kalian ketemu Bernadette?” Aku bertanya dengan penuh kesel Mereka diam karena kaget dengan suara kekesalanku. Mereka setuju dan aku mengikuti mereka [[ Setelah itu, apa akan terjadi?]] <style> img{ height: 50%; width: 50%; } </style> <img src ="https://i.pinimg.com/564x/54/21/b1/5421b196e7c436b71bd72ed0a3d24c9f.jpg"/> Aku dengan sangat penasaran merencanakan untuk mengikuti mereka. Aku membuka pintu toiletnya dan menuntut mereka sampai melihat ada cewek yang bernama Bernadette. Aku dengan pelan-pelan melihat jejak mereka sampai-sampai aku datang di depan tempat parkir. Aku berhenti….diam, merasa sesak nafas ketika melihat sok-sok mukanya yang membuatku marah. Semua kenangan burukku, aku ingat kembali terutama nama Bernadette Amar yang selalu di hadapanku di setiap ada lomba dan prestasi. Bernadette, seseorang yang membuatku merasa sengsara dan menderita karena dengan kesombongannya dan egoisnya. Kesakitan dan bullying yang dia selalu memberikan kepadaku membuatku merasa gelisah Perasaan kemarahan dan kekesalan ku mulai meningkat sambil melihat sok-sok mukanya. [[ Setelah itu, apa akan terjadi?]] <style> img{ height: 50%; width: 50%; } </style> <img src ="https://i.pinimg.com/564x/9a/38/7d/9a387d57a9aa002380e9a6fe4abd1d76.jpg"/> “Halo, boleh nanya?” Nanya dengan penuh penasaran “Boleh kak, emng mau nanya apa?” Dia dengan sinis liatnya “Yang nama Bernadette itu, dia berasal dari sekolah SMA mana? Kalo lu tau?” “Dia itu dari sekolah Gandarma. Dan tau gk? Dia pas kecil itu selalu juara 1 deh di setiap bidang. Jijik banget lhhhooo. HAHAHAH” Ketawa mereka selalu terngiang-ngiang di dalam otakku. Aku shok berat mendengar nama sekolah yang membuatku trauma. Semua kenangan burukku, aku ingat kembali terutama nama Bernadette Amar yang selalu di hadapanku di setiap ada lomba dan prestasi. Bernadette, seseorang yang membuatku merasa sengsara dan menderita karena dengan kesombongannya dan egoisnya. Kesakitan dan bullying yang dia selalu memberikan kepadaku membuatku merasa gelisah Perasaan kemarahan dan kekesalan ku mulai meningkat sambil mendengar cerita mereka tentang Bernadette. “Eh mau ketemu dia gk? Ahihihihi” “Boleh ikut kalian ketemu Bernadette?” Aku dengan penuh kesel berkatanya Mereka diam karena kaget dengan suara kekesalanku. Mereka setuju dan aku mengikuti mereka [[ Setelah itu, apa akan terjadi?]] <style> img{ height: 50%; width: 50%; } </style> <img src ="https://i.pinimg.com/564x/54/21/b1/5421b196e7c436b71bd72ed0a3d24c9f.jpg"/> Aku dengan sangat penasaran merencanakan untuk mengikuti mereka. Aku membuka pintu toiletnya dan menuntut mereka sampai melihat ada cewek yang bernama Bernadette. Aku dengan pelan-pelan melihat jejak mereka sampai-sampai aku datang di depan tempat parkir. Aku berhenti….diam, merasa sesak nafas ketika melihat sok-sok mukanya yang membuatku marah. Semua kenangan burukku, aku ingat kembali terutama nama Bernadette Amar yang selalu di hadapanku di setiap ada lomba dan prestasi. Bernadette, seseorang yang membuatku merasa sengsara dan menderita karena dengan kesombongannya dan egoisnya. Kesakitan dan bullying yang dia selalu memberikan kepadaku membuatku merasa gelisah Perasaan kemarahan dan kekesalan ku mulai meningkat sambil melihat sok-sok mukanya [[ Setelah itu, apa akan terjadi?]] Sambil melihat pandangan yang sangat aku benci. Aku melihat bahwa geng cewek-cewek yang aku lihat di toilet mulai nyamperin kepada Bernadette dan melempar tanah liat kepadanya “Hei Brokoli!” Mereka teriak dengan kencang “Apa sih kalian?” Bernadette jawab Dengan tidak peduli, mereka mulai lempar batu dan mulai robek kertas-kertas yang dia punya. Aku dengan senang tapi sedih melihat keadaannya seperti itu. Tetapi walaupun hal itu terjadi, Aku [[ Dengan penuh balas dendam, mengikuti mereka untuk merobek kertas yang dipunya oleh Bernadette]] [[ Dengan penuh kasihan, berhenti geng cewek itu dan bantuin Bernadette]] “YOU DESERVE THIS!” Aku lempar sepatuku kepadanya dan liriknya dengan sinis. Bernadette shock berat ketika melihatku dan merasa menyesal atas tindakannya. Setelah sudah aku melampiaskan semua amarahku dengan melempar semua barangku kepadanya. Aku ikut geng cewek ini yang kutemui di toilet dan menjadi teman mereka <style> img{ height: 50%; width: 50%; } </style> <img src ="https://i.pinimg.com/564x/f7/63/85/f763852335b35dd172db1548aea6d214.jpg"/> Beberapa tahun kemudian, dengan bodohnya aku sadar bahwa mereka hanya memanfaatkanku untuk menjadikan mereka nomor 1 di universitas ini. Aku jokiin mereka selalu, karena aku pikir bahwa mereka tahu cara untuk mendapatkan prestasi yang bagus di dalam universitas ini. Ternyata hasil yang aku dapat adalah kebalikan dari yang aku harapkan. Karena dengan kasus Bernadette, aku mendengarkan bahwa dia membunuh diri dan semua hal itu ditunjukkan kepadaku bahwa aku yang membuatnya seperti itu. Aku merasa tidak ada hidup bagiku, aku tidak bisa membela diriku sendiri Aku di drop out dari universitasnya dan pada akhirnya aku membunuh dir- [[ Chapter 4]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_0f294346e1634c71b32a15d6f5abb6de.mp3" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_b6496b31ed984793ba048f521fda89d5.mp3" autoplay> SUDAH!! KALIAN KETERLALUAN” Aku mendorong mereka dengan sekuat tenagaku dan membela Bernadette dari semua bullying yang mereka lakukan kepadanya. Walaupun aku masih merasa kebencian kepadanya, aku berusaha memaafkan salah yang dia lakukan kepadaku. <style> img{ height: 50%; width: 50%; } </style> <img src ="https://i.pinimg.com/564x/96/e5/d3/96e5d38eeeec4231f9f8c22a4a0c7a18.jpg"/> Beberapa tahun kemudian, aku dan Bernadette menjadi teman dekat dan sama-sama meraih keinginan prestasi yang kita inginkan. Dengan senang hati, aku dengan sukses dapat menyelesaikan jurusan yang aku pilih dan mendapatkan pekerjaan. Aku senang dan bersyukur bisa menjadi teman Bernadette, walaupun ada permasalahan yang pernah terjadi pada masa lalu, aku dapat menjadi seseorang yang aku inginkan. Tetapi kamu harus tahu, semua orang tidak bisa dipercaya karena Bernadette ternyata- [[ Chapter 4]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_0f294346e1634c71b32a15d6f5abb6de.mp3" autoplay> ''Chapter 4 "ABUSE"'' <style> img{ height: 450px; width: 700px; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/W1n7sXSH/y-n-visualisasi.jpg" /> Aku adalah seorang pengusaha kaya raya, aku juga merupakan orang yang memiliki banyak relasi dengan orang orang disekitarku. Hingga suatu hari aku bekerja sama dengan sebuah perusahaan yang memiliki pemimpin bernama Rallyn. Rallyn adalah seorang pengusaha cantik yang sudah merintis karirnya sedari lama dan memutuskan untuk bekerja sama dengan perusahaan yang bersangkutan dengan bidang yang sama, yaitu perusahaanku. [[Cerita selanjutnya]] <style> img{ height: 450px; width: 700px; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/Pq7YqcD2/first-time-meet.jpg" /> Pada awalnya perkenalan kami bermula dari sebuah club malam. Yap, tempat pertemuan yang aneh. Malam itu kami bertemu untuk pertama kalinya dan entah ada rasa apa hingga aku merasa memiliki ketertarikan antara satu dengan yang lain. Hingga akhirnya aku dan Rallyn memutuskan untuk bertemu kembali namun dengan di tempat yang seharusnya. [[Apa cerita selanjutnya?]] Setelah bertukar nomor ponsel, aku menjadi dekat dengan Rallyn dan memutuskan untuk bertemu dengan formal, ya seperti pertemuan biasanya, dinner. <style> img{ height: 450px; width: 700px; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/1XstRcvv/y-n-outfit-dinner.jpg" /> <style> img{ height: 450px; width: 700px; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/BbpvjLy4/rallyn-s-outfit.jpg" /> 'Aku menggunakan setelan formal untuk memberikan first impression yang baik di depan Rallyn' 'Rallyn menggunakan dress yang cantik untuk memberikan first impression yang baik juga didepanku' Hingga setibanya kami di sebuah expensive resto yang mewah dan melihat satu sama lain dengan pandangan kagum [[ Apa yang mereka bicarakan? ]] Setelah perkenalan dan jalinan hubungan kerja tersebut, aku dan juga rallyn menjadi lebih dekat dan juga hubunganku sudah lebih dari orang orang yang hanya menjalin hubungan kerja. Yap ! aku dan Rallyn menjalin hubungan spesial dan memutuskan untuk menikah [[Wedding Day]] (Wedding Day) <style> img{ height: 450px; width: 700px; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/xTC2Y40X/rallyn-s-married.jpg " /> Aku dan rallyn resmi menjadi suami istri dan menjadi setelah kami menikah, kami dikaruniai seorang anak yang baik dan juga tampan hingga pernikahan kami berjalan hingga 5 tahun lamanya. Namun sayangnya aku merasa bosan dengan pernikahanku maka aku [[ Berselingkuh dengan sekretarisku yang bernama Jessica.]] [[ Tidak Berselingkuh dengan istriku]] Kabar kekerasan itu terdengar oleh keluarga besar rallyn, Rallyn langsung dibawa pulang oleh keluarga besarnya dan ditanya apa saja yang terjadi dan bagaimana peristiwa kekerasan dalam rumah tangga itu berlangsung. Setelah mendengar kesaksian yang diberikan oleh rallyn tentang perselingkuhan yang sudah dilakukan aku, keluarga besar dari rallyn merasa tidak terima dan ingin membalaskan dendam terhadapku. Setelah keadaannya membaik, Rallyn langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwenang dengan menyertakan hasil visum kekerasan yang sudah dilakukan olehku terhadap dirinya, dan hasil tersebut membuat aku mendapatkan hukuman 5 tahun lamanya, namun disayangkan karena aku memiliki kesehatan yang buruk semenjak masuk penjara, oleh karena itu aku terkena sebuah penyakit yang tidak bisa diidentifikasi dan mati di dalam penjara. <style> img{ height: 400px; width: 600px; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/G2CZ8Mvn/y-n-in-jail.jpg " /> [[ Chapter 5]] ''Chapter 5 "GAMBLING"'' <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://cdn.mos.cms.futurecdn.net/aghVaGdgAbYRjCapbA59MS-1200-80.jpg"/> Suatu hari aku bangun, aku berusaha untuk sadar diri, aku berusaha untuk keluar dari kamarku dan pergi ke toilet dan saat saya melihat cermin, saya shok ketika melihat orang laki-laki yang sangat tua di cermin, saya mikir “Itu mukhaku?”, saya menyentuh mukha ku dan menyentuh jenggotku yang sangat panjang, saya melihat baju-baju saya robek, setelah melihat penampilanku, saya sangat kecewa betapa jelek aku di cermin. saya keluar dari kamar mandi dan pergi ke ruang makan, di meja aku melihat sebuah ID, dan aku membacanya, “Kenji Foster, berusia 55,” Saya mikir “ Oh sepertinya itu saya, wah aku terlihat sangat tua” Tiba-tiba aku menjadi pusing maka aku pergi keluar ke rumah untuk menyegarkan diri, ketika aku pergi ke luar rumah, aku selalu melihat orang kaya di sekitar rumah karena sepertinya saya tinggal di kompleks. di mana ada banyak rumah kaya. [[ Cerita Selanjutnya ]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_ede47bb653514db78c6ba0c79080ff59.mp3" autoplay> Karena perselingkuhan itu, aku menjadi selalu telat pulang dan memunculkan rasa kecurigaan Rallyn terhadapku. Kecurigaannya mendorong rallyn untuk mencari tahu tentang apa yang sudah aku lakukan dibelakangnya. Dan BOOM, aku ditemukan sedang bercumbu dengan jessica. Karena rallyn merasa sangat sakit hati, dia memutuskan untuk pulang dan memerintahkan anak buahnya menyelidiki ku dan juga Jessica Namun sayangnya, penyelidikan Rallyn diketahui olehku karena pada saat itu aku merasa ada yang mengikutiku dan anak buah dari rallyn ketahuan oleh aku. Aku pun dengan marah pulang ke rumah dan membanting pintu Pintu dibanting oleh aku BRAKKKKK… Rallyn yang berada di kamar terkejut karena bunyi pintu yang disebabkan oleh ku dan rallyn bertanya kepadaku. [[OH NO, apa akan terjadi?]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_b6496b31ed984793ba048f521fda89d5.mp3" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_cb2201e86d0e49aa950cc356ba808243.mp3" autoplay><style> img{ height: 400px; width: 400px; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/j2DZ3PbS/y-n-ga-selingkuh-trus-jd-happy-family.jpg" /> Dia bakal hidup dengan bahagia dan juga memiliki kehidupan yang diimpikan oleh banyak orang, dan mendapatkan seorang istri yang akan menemaniku hingga seumur hidup dan juga aku akan memiliki seorang anak yang dapat meneruskan perusahaannya dan menjadi pengusaha paling berhasil di dunia. [[ Chapter 5]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_ede47bb653514db78c6ba0c79080ff59.mp3" autoplay> Tiba-tiba aku merasa sangat iri pada mereka karena mereka memiliki banyak barang mewah. Aku kembali ke rumah dan melihat aku ada banyak pajak yang harus dibayar, hari-hari berlalu dan aku harus membayar pajak karena jika tidak, saya bisa masuk ke penjara. Aku berusaha mencari uang yang disimpan di dalam rumah ini untuk membayar pajak dan kebutuhannya. <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://img.huffingtonpost.com/asset/604a9b78250000ab0084d7d8.jpeg?cache=VzlnZffmkh&ops=scalefit_720_noupscale"/> “HAH, kenapa tidak ada uang apa pun yang ada di rumah ini” Tiba-tiba aku melihat uang yang ada di bawah sofa tapi ternyata uangnya tidak cukup, tapi tiba-tiba di handphone saya ada sesuatu notif yang muncul, saya mikir untuk [[ Melihat HP]] [[ Tidak melihat HP]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_d5a85d99d56048819f7734ffaf429434/720p/mp4/file.mp4" autoplay> Setelah melihat HPku Ada iklan ilegal yang muncul di ponsel yang terkait dengan gambling [[ Apa akan terjadi? ]] Ketika aku tidak melihat telepon, notifikasi mulai muncul lebih banyak sehingga membuat aku kesal jadi aku mengangkat Hpku [[ Apa akan terjadi? ]]<style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://d540vms5r2s2d.cloudfront.net/mad/uploads/Mobile_Notifications.jpg"/> Di dalam hp, ada banyak mainan gambling, tetapi karena aku tidak mempunyai uang yang cukup untuk membayar pajakku maka aku meregisterasi untuk mengikuti game tersebut. Banyak hari berlalu dan hari permainan kompetisi BINGO telah datang, aku mencoba untuk main gamenya dengan pelan-pelan, tetapi aku sangat beruntung dan mendapatkan 1st place dan menang sekitar Rp 5.000.000, peristiwa tersebut membuat aku sangat senang maka aku bisa membayar pajakku . Suatu hari, ada advertisement yang muncul dan itu berkait dengan mainan gambling, aku melihat advertisment dan aku memikir untuk [[ Mengikuti gamenya]] [[Tidak mengikuti gamenya]] Aku klik game tersebut dan sudah registrasi ke dalam game gambling BINGO [[ Cerita selanjutnya]] Karena aku tidak mengikuti gamenya, 5 bulan yang berlalu, aku mengalami krisis uang akibatnya mengalami stress berat, maka aku tidak mempunyai pilihan selain mengikuti game tersebut [[ Cerita selanjutnya]] <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://www.redrockresort.com/wp-content/uploads/2020/04/RR-Bingo-02-scaled.jpg"/> Setelah aku mengikuti game tersebut, aku pergi ke tempat dimana permainan itu diadakan, dengan kerja kerasku dalam main BINGO, aku hanya menang juara 2, itu membuatku kesal melihat orang yang menang juara 1 dan mendapatkan Rp 10,000,000 Setelah, beberapa yang berlalu aku menjadi terobsesi untuk main BINGO, tetapi ada orang yang selalu menang juara 1, dan dia adalah orang yang sama yang selalu menang juara 1 sejak kemarin, maka dengan kemarahanku, aku tidak sengaja untuk memukul mukhanya. “WOI, siapa kamu?” <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.insider.com/58f604aac75d4a26008b4fdc?width=1200&format=jpeg"/> Orang yang juara 1 nanya kepada saya, saya shok karena saya telah memukul dia. Setelah aku memukul dia, dia juga mencoba untuk memukul balik tetapi aku [[Memukul dia kembali]] [[ Mendorong dia]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_ccb6cb756ada438aacae720c45535627.mp3" autoplay> <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://media.gettyimages.com/id/108225873/photo/staring-deadman.jpg?s=612x612&w=0&k=20&c=kDz6Rk5JSCd4I1WS3l6LguOwc0s2wteDsXNxnBWL9gI="/> Aku berhasil menghindari pukulan dia sehingga membuatnya jatuh, tetapi sayangnya dia jatuh begitu keras sehingga kepalanya membentur batu di belakangnya, aku melihat banyak darah berdarah di kepalanya, dan aku merasa sangat takut bahkan aku bisa mendengar detak jantungku sendiri. Semua orang melihatmu, apa yang akan aku lakukan? [[LARI]] [[ Telpon Ambulans]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_b6496b31ed984793ba048f521fda89d5.mp3" autoplay> <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://media.gettyimages.com/id/108225873/photo/staring-deadman.jpg?s=612x612&w=0&k=20&c=kDz6Rk5JSCd4I1WS3l6LguOwc0s2wteDsXNxnBWL9gI="/> Aku berhasil menghindari pukulan dia sehingga membuatnya jatuh, tetapi sayangnya dia jatuh begitu keras sehingga kepalanya membentur batu di belakangnya, aku melihat banyak darah berdarah di kepalanya, dan aku merasa sangat takut bahkan aku bisa mendengar detak jantungku sendiri. Semua orang melihatmu, apa yang akan aku lakukan? [[LARI]] [[ Telpon Ambulans]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_b6496b31ed984793ba048f521fda89d5.mp3" autoplay> Ketika aku melarikan diri, orang-orang di gengnya mencoba mengejar aku, tapi aku berhasil melarikan diri dari mereka, tetapi sayangnya orang yang juara 1 meninggal dunia. [[ Apa yang akan terjadi? ]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_9f0c507cc7a048f4a0255de8ed5367a8.mp3" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_946e942f60bc48e88ca8504d4576de29.mp3" autoplay>Ketika aku memanggil ambulans, ambulans tidak datang karena sibuk, aku melihat orang yang juara 1 tidak bernafas lagi maka saya mulai untuk gemetar. Ketika gengnya melihat bahwa dia tidak bernafas lagi, mereka mulai mengejar aku tetapi aku berhasil lolos dari kejaran mereka. [[ Apa yang akan terjadi? ]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_588764e7fe98489080c117113f37272d/480p/mp4/file.mp4" autoplay> Setelah kejadian tersebut saya pergi ke rumah aku dan menguncinya, saya tidak bisa bernafas karena saya tidak sengaja untuk membunuh seorang, aku mencoba untuk kalem dan pergi ke kamarku dan tidur Tiba-tiba saya mencium sesuatu yang bau, dan ada asep yang lagi masuk ke dalam kamarku, saat aku sudah sadar diri, saya melihat api di depan mata aku <style> img{ height: 50%; width: 50%; } </style> <img src = "https://i.pinimg.com/564x/d2/bb/44/d2bb44262e02a7027f046a538aea721d.jpg"/> [[OH TIDAK]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_6723c670d46c441f9729428436edc1cc.mp3" autoplay> ''Chapter 6 "KILLING ANIMAL"'' Aku kebangun karena suara yang sangat bising terdengar di telingaku. Aku terduduk dan mulai mengumpulkan nyawaku yang belum sepenuhnya sadar. Aku melihat keluar jendela untuk melihat suara apa yang tadi membangunkan ku. Ternyata ada seorang yang tidak kukenal mengetuk pintu rumahku dengan sangat kencang. Orang tersebut mengetuk pintu berulangkali sambil berulangkali menyebut namaku. “Stevano, Stevano, cepet keluar” [[ Siapa suara itu?]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_2b59f0895841413da475a6cb9ce74bc0.mp3" autoplay> Trus saat aku dengar suara itu, aku segera membukakan pintu dan orang di depan pintu itu adalah Ken. Dia adalah salah satu teman ku untuk memburu. “Stev, lu tau ga sih? Ada seorang kolektor kepala hewan yang sangat mau ngelengkapin koleksi kepala hewannya dan sedang mencari kepala bayi rusa. TRUS LU TAU? UANG YANG DITAWARIN GA MAIN-MAIN LOH 100.000.000” Aku mikir-mikir lagi untuk mengambil kesempatan itu karena aku benar-benar tergiur dengan tawaran kolektor itu. [[ Aku akan menerimanya]] [[ Aku tidak akan menerimanya]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_2b59f0895841413da475a6cb9ce74bc0.mp3" autoplay><style> img{ height: 50%; width: 50%; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/NfpZp6R9/chapter-6-A.jpg" /> Akupun sangat tergiur dengan nominal yang ditawarkan sehingga dengan nekad mendatangi kolektor tersebut dan menerima tantangan dari kolektor tersebut. Setelah itu, aku segera pergi ke sebuah hutan yang sangat terkenal banyak rusa. Akupun segera mengambil posisi terbaik untuk dapat menembak bayi rusa yang datang. Tidak lama setelah itu, tiba-tiba seekor bayi rusa datang tepat di depan mataku dan dengan sangat sigap aku menembaknya. “SIAL, meleset” akupun segera bersiap lagi di posisi semula dan akhirnya “DOR” “tepat sasaran” akupun segera mengambil mayat bayi rusa tersebut dan membawanya kembali ke rumah. Akupun menyiapkan mentalku untuk memotong kepala rusa dan splash, darah rusapun tersebar di seluruh ruangan. Setelah itu akupun membawa kepala rusa itu kepada seorang kolektor dan uang dengan nominal 100.00.00 itu sudah ada di tanganku. Esokan harinya, akupun ingin pergi ke pasar dan melewati hutan yang kemarin aku datangi untuk berburu dan tiba-tiba aku mendengar suara “DOR” dan tiba tiba kepalaku merasakan kesakitan yang sangat mendalam dan seketika pandanganku gelap. [[ Chapter 7 ]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_87fe9ce88b6840408b1eab63b1899038.mp3" autoplay> <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/28zPQcLN/chapter-6-B.jpg"/> Akupun menolak dengan tegas saat mendengar penawaranya tersebut. Membunuh hewan dengan tujuan koleksi sangatlah tidak dapat dibenarkan. Akupun pulang dengan sedikit perasaan sedih karena tidak dapat mendapatkan nominal uang yang hitungannya cukup besar bagiku. Akupun berjalan mengikuti kakiku sampai-sampai aku tidak sadar sedang berada di perhutanan dekat rumah ku. Saat aku berencana untuk pulang, ada seekor rusa yang mendatangi ku dan tiba-tiba pandangan ku menjadi gelap. [[ Chapter 7 ]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_697767fa6f39435ab86a1a8d06762f27.mp3" autoplay>''Chapter 7 "LIFE AS A DEER"'' <style> img{ height: 100%; width: 100%; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/pdgwKPzs/CHAPTER-7-1.jpg" /> Aku pun terbangun di sebuah taman yang sangat indah. [[ Selanjutnya ]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_82f733deba084f84a1d2191ac1dbca4b.mp3" autoplay> Aku pun mencoba bangun dan berjalan keliling hutan tersebut, ketika tiba tiba “KEMANA KAKI DAN TANGANKU” “KENAPA TANGANKU BERUBAH JADI COKLAT BERBINTIK” “KENAPA KAKIKU SEPERTI INI” seribu pertanyaan muncul dalam benakku. Aku sangat kaget, bingung, takut, sedih dan putus asa. Semua macam emosi berkumpul dalam diriku. Aku pun memberanikan diri untuk mencoba berjalan dalam tubuh baruku menuju air untuk bisa minum dan melihat pantulan diriku. Betapa kaget ketika kulihat ternyata aku adalah sebuah rusa. [[ Apa yang akan terjadi?]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_82f733deba084f84a1d2191ac1dbca4b.mp3" autoplay><style> img{ height: 70%; width: 70%; position: position-center; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/1twLHbKs/CHAPTER-7-3.jpg"/> Putus asa… itulah yang kurasakan ketika melihat pantulan diriku yang baru ini. Aku berjalan ke bawah sebuah pohon dan mulai mempertanyakan diriku sendiri. “Kenapa ini bisa terjadi? Apakah ini terjadi karena diriku? Kenapa aku bisa bisanya menjadi sebuah hewan, dan ironisnya hewan yang mau kubunuh kemarin?” terlarut dalam pikiran, tanpa sadar aku bertemu dengan sebuah sosok manusia. “Halo” aku mencoba untuk menyapanya sampai kemudian teringat “oh iya, aku bukan manusia lagi… mana paham dia apa yang ku katakan padanya”. Aku pun berdiri dan berencana untuk berkelana di hutan ini, sebelum akhirnya orang tersebut berkata padaku “tunggu, aku mengerti.” Aku pun berbalik dan bergegas menuju arahnya. Betapa senangnya ketika aku menemukan orang yang bisa ngomong dengan rusa sepertiku. Aku bertanya kepadanya “apakah kamu tahu kenapa aku bisa menjadi seperti ini?” dan kagetnya dia menganggukkan kepalanya. “Aku akan menjelaskannya padamu” seketika aku pun langsung (duduk?) di depannya dan mendengarkan semua yang dia katakan padaku. [[ Next ]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_82f733deba084f84a1d2191ac1dbca4b.mp3" autoplay><style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/x1dV2x93/CHAPTER-7-4.jpg"/> Aku paham sekarang, kenapa selama ini waktu tidak terasa…kenapa setiap hari aku menjalani kehidupan yang berbeda… kenapa semua penderitaanku tiada akhir. Ternyata, selama ini adalah hasil dari sebuah hal yang disebut sebagai “karma”, dimana karena seluruh perbuatan burukku aku harus membayar. “Itulah intinya, aku paham sekarang” aku bergumam pada diriku sendiri. Aku pun berterima kasih pada orang tadi, aku berjanji akan membalas kebaikannya. Tapi dia hanya menyuruhku untuk melanjutkan sisa hidupku sesuai ajaran yang diberikannya. Hari telah malam, setelah berpamitan aku akan mencari tempat untuk beristirahat malam ini. Akupun terlelap di dekat danau tempat aku pertama kali melihat diriku yang rusa ini. [[Chapter 8]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_82f733deba084f84a1d2191ac1dbca4b.mp3" autoplay>''Chapter 8 "SECOND CHANCE"'' <style> img{ height: 50%; width: 50%; } </style> <img src ="https://i.pinimg.com/564x/f8/e7/6b/f8e76bf43566c908ddac47bc25599c2e.jpg" /> Aku balik menjadi manusia, aku diberikan kesempatan ini untuk bisa membuat hal yang baik, hal yang harus dilakukan untuk bisa mencapai tujuan hidupku. Mulai dari hari pagi, aku berjanji untuk melakukan hal yang terbaik untuk diriku dan orang lain. [[ Cerita Selanjutnya]] <style> img{ height: 30%; width: 30%; } </style> <img src ="https://i.pinimg.com/564x/d8/72/bc/d872bc23256e38c5e5652a42ee899f50.jpg"/> Dengan penuh kesadaran, aku sebagai seseorang karyawan, selalu membantu orang-orang di sekitarku. Memberikan donasi, menolong orang-orang miskin, dan secara hati gembira menolong perusahaan yang aku bekerja Secara tidak sengaja, sambil bekerja aku melihat bahwa ada karyawan lain yang melakukan tindakan mencurigakan pada perusahaan tersebut. Dengan begitu aku [[Melaporkan kepada boss ]] [[Tidak melaporkan apapun]] <style> img{ height: 100%; width: 100%; } </style> <img src ="https://i.pinimg.com/564x/04/d6/e4/04d6e46b3e24c7eb343cdab7fc534b9e.jpg"/> Aku memberikan semua data dan informasi kepada bos ku dan dia berhasil menangkap karyawannya dalam melakukan tindakan korupsi. Hari semakin menuju jam 8 malam dan aku segera menyiapkan barang-barangku dan pulang ke rumahku. [[ Apa akan terjadi selanjutnya?]] Tidak ada perubahan yang terjadi. Ternyata mereka hanya main-main aja. Hari semakin menuju jam 8 malam dan aku segera menyiapkan barang-barangku dan pulang ke rumahku. [[ Apa akan terjadi selanjutnya?]] <style> img{ height: 50%; width: 50%; } </style> <img src ="https://i.pinimg.com/564x/54/9d/ca/549dcab16f713bd662692432599f134c.jpg"/> Tetapi, ketika aku pulang malam, aku menjalani jalan yang gelap. Tiba-tiba, aku mendengar teriakkan di tempat itu dan segera melihat situasinya. Pistol yang diarahkan kepada ceweknya merupakan pandangan yang tidak akan ku pernah lupakan. Ceweknya gemetar dan tidak bisa bergerak. Aku berlari menuju pada tempatnya dan menonjok orang yang ingin membunuh cewek itu. Pistolnya jatuh dan aku berhasil mendapatkan pistolnya. Muka ku menjadi pucat, ternyata seseorang itu mempunyai pisau di dalam kantongnya dan mengancam untuk membunuh gadis itu jika aku menembak. Aku tidak tahu harus melakukan apa. Aku, aku, aku….. Aku mengangkat pistolnya dan… [[Menembak pistol]] [[ Tidak menembak pistolnya]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_697767fa6f39435ab86a1a8d06762f27.mp3" autoplay> <style> img{ height: 50%; width: 50%; } </style> <img src ="https://i.pinimg.com/564x/9a/92/f8/9a92f898b3984831a8d62a61b4ab9769.jpg"/> Banyak darah yang keluar pada orangnya, aku menyelamatkan ceweknya aku berhasil tapi. Aku membunuh dia, membunuh. ''Aku membunuh? '' Suara-suara serem menyelimutiku. <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src ="https://i.pinimg.com/564x/f1/02/f8/f102f8bdc970a98f19a15681bebf18cb.jpg"/> Mereka berkata "Kamu membunuhnya, kenapa kamu membunuh dia? Kamu pembunuh, pembunuh PEMBUNUH!!" Ceweknya segera lari kepadaku dan berterima kasih kepadaku. Ceweknya berbicara banyak hal tetapi semua itu di overlap dengan suara detak jantungku. ''Deg, deg, deg'' Aku diselimuti dengan banyak keringatan dan kekhawatiran. Pandanganku mulai jadi gelap. Aku melakukan kesalahan Aku, aku, aku.... *Blacks out* [[Wadaw, apa akan terjadi?]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_87fe9ce88b6840408b1eab63b1899038.mp3" autoplay> <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_d085edb275264dad8a20891dddf607b6/720p/mp4/file.mp4" autoplay> <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_5826f9800a874b79b50378e91a6b4dda/720p/mp4/file.mp4" autoplay> <style> img{ height: 100%; width: 100%; } </style> <img src ="https://i.pinimg.com/564x/3a/ca/93/3aca933654ed3dcbbf54180ae87ef690.jpg"/> Orang itu menusuk ceweknya, banyak darah yang keluar pada ceweknya, aku tidak bisa menyelamatkan ceweknya. Aku tidak bisa membunuh dia. Membunuh Aku tidak bisa menyelamatkan ceweknya? Orang itu menjatuhkan pisaunya dan ''senyum lebar ''kepadaku <style> img{ height: 80%; width: 80%; } </style> <img src ="https://i.pinimg.com/564x/98/6f/39/986f399286bb074923e8533f11da12a0.jpg"/> Dia berkata “KAMU TIDAK BERHASIL” ''Deg, deg, deg'' Aku hanya bisa mendengarkan suara detak jantungku. Aku diselimuti dengan banyak keringatan dan kekhawatiran. Pandanganku mulai jadi gelap. Aku melakukan kesalahan Aku, aku, aku... *Blacks out* [[Wadaw, apa akan terjadi?]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_5826f9800a874b79b50378e91a6b4dda/720p/mp4/file.mp4" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_42348b2c8bba42c6bf74b053004d3cfd.mp3" autoplay> Saat aku membuka mataku, aku lagi menjauh dari alam fana, saya merasakan sensasi aneh menguasai diri saya. Saya menyadari bahwa saya menjadi hantu, dan perasaan gembira bercampur dengan ketidakpastian menyapu saya. Leher saya merasa sangat panjang tetapi tipis, dan perut saya terlihat sangat besar. Saya diliputi rasa rindu dan sedih saat menyadari bahwa saya tidak bisa lagi menjadi bagian dari dunia itu. Sebagai hantu, saya terikat di antara, ruang antara dunia orang hidup dan dunia orang mati. Saya merasakan keterpisahan dari keberadaan saya sebelumnya, dan saya mulai menyadari bahwa saya harus melepaskan kehidupan masa lalu saya dan merangkul bentuk baru ini. Saya tidak tahu mengapa tetapi saya merasa lapar. Saya harus mencari mangsa. <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/d3kCg9Sr/Whats-App-Image-2023-03-03-at-22-32-58.jpg"/> [[Saya ke jalur kiri]] [[Saya ke jalur kanan]] <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.pinimg.com/564x/95/56/25/955625625ed68e0ff0f5a827686f879d.jpg"/> Saya ke jalur kiri dan menemukan mayat rusa. Saya tidak punya pilihan selain memakan mayatnya. Tiba - tiba ada hantu lain yang ingin memakan mayat rusa itu. <style> img{ height: 50%; width: 50%; } </style> <img src = "https://i.pinimg.com/564x/50/7c/a5/507ca5ffbc9066bc004055aa56db261b.jpg"/> Penampilannya sangat menakutkan. Saya mengambil mayat rusanya dan kabur dari hantu itu. [[Sembunyi di semak-semak]] [[ Lanjut kabur]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_528002a69aa24f96bced096dcda6c337/360p/mp4/file.mp4" autoplay>Saya bertemu dengan hantu lain. Penampilannya sangat menakutkan tetapi ia hanya menetapi saya untuk sebentar dan lanjut berjalan. Sepertinya dia juga sedang mencari makanan. <style> img{ height: 50%; width: 50%; } </style> <img src = "https://i.pinimg.com/564x/3b/07/4d/3b074d8595b92034cd32990fff4fd520.jpg"/> [[ Mengikuti hungry Ghost ]] [[ Lanjut berjalan]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_528002a69aa24f96bced096dcda6c337/360p/mp4/file.mp4" autoplay>Saya bersembunyi di semak-semak. Hantu mencari saya tetapi tidak ketemu saya. Saya menunggu hantunya tinggalkan area itu dan saya keluar dari semak-semak. <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/d3kCg9Sr/Whats-App-Image-2023-03-03-at-22-32-58.jpg"/> [[Jalur Kanan]] [[Jalur Kiri]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_b05af8c6101e4215a21fe4ff45c9c6ce.mp3" autoplay> Saya tetap berlari, hantunya kehilangan saya. Saya tetap kabur. <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/d3kCg9Sr/Whats-App-Image-2023-03-03-at-22-32-58.jpg"/> [[ Jalur kiri ]] [[ Jalur kanan ]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_528002a69aa24f96bced096dcda6c337/360p/mp4/file.mp4" autoplay>Saya mengikuti hantunya. Hantunya menemukan mayat rusa. Saya jumpscare hungry ghost nya dan dia mati, saya makan rusa. <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/YSNV56m4/Whats-App-Image-2023-03-03-at-23-09-35.jpg"/> ''GAME OVER'' [[ Chapter 1]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_4c9549bd224e423f874eb7404fb57e8e.mp3" autoplay> <style> img{ height: 50%; width: 50%; } </style> <img src = "https://i.pinimg.com/564x/cc/8c/bc/cc8cbc5cc391ffa4b781b913e437e52d.jpg"/> Aku bertemu dengan Buddha Maitreya. [[Chapter 9]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_9ee84ebf586c420c85b79e9ba3c864f3/720p/mp4/file.mp4" autoplay> ''Chapter 9 "LAST REDEMPTION"'' <style> img{ height: 50%; width: 50%; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/fbt43Vt3/CHAPTER-9-1.jpg"/> Terang, empuk, dan hangat. Itulah yang kurasakan begitu bangun. Sepertinya aku berada di sebuah rumah besar “Ini serius?” akupun mencoba untuk berlari menuju kaca terdekat ketika aku menyadari kalau “kenapa kakiku berbulu lagi kayak waktu itu?” “kenapa kakiku tidak ada jarinya lagi” “oh tidak… tolong jangan”, aku pun langsung berlari, begitu ketemu kacanya, ternyata aku telah menjadi seekor anjing putih. Ceklek.. Bunyi pintu terbuka pun terdengar dan aku mendengar suara kaki masuk ke rumah ini “Sammy, siniii” aku rasa… sammy adalah namaku (?) aku pun berjalan ke arah orang itu dan dia langsung memelukku. Sudah lama banget sejak aku merasakan pelukan hangat seperti itu. Akupun mendusal pada orang itu dan bermain bersamanya… [[ Cerita Selanjutnya ]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_25521d34a4464ca49271615f609590f1.mp3" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_508cd410b70a478cb6543c64e4777c29.mp3" autoplay> (set: $counter to 10) You have |amount>[$counter] seconds left: (live: 1s) [(set: $counter to it -1) (replace:?amount)[$counter]] <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/d3kCg9Sr/Whats-App-Image-2023-03-03-at-22-32-58.jpg"/> [[ Jalur Kanan ]] [[ Jalur Kiri ]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_528002a69aa24f96bced096dcda6c337/360p/mp4/file.mp4" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_b05af8c6101e4215a21fe4ff45c9c6ce.mp3" autoplay>(set: $counter to 10) You have |amount>[$counter] seconds left: (live: 1s) [(set: $counter to it -1) (replace:?amount)[$counter]] <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/d3kCg9Sr/Whats-App-Image-2023-03-03-at-22-32-58.jpg"/> [[ Jalur Kiri ]] [[ Jalur Kanan ]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_528002a69aa24f96bced096dcda6c337/360p/mp4/file.mp4" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_b05af8c6101e4215a21fe4ff45c9c6ce.mp3" autoplay>(set: $counter to 10) You have |amount>[$counter] seconds left: (live: 1s) [(set: $counter to it -1) (replace:?amount)[$counter]] <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/d3kCg9Sr/Whats-App-Image-2023-03-03-at-22-32-58.jpg"/> [[ Jalur Kiri ]] [[ Jalur Kanan ]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_528002a69aa24f96bced096dcda6c337/360p/mp4/file.mp4" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_b05af8c6101e4215a21fe4ff45c9c6ce.mp3" autoplay>(set: $counter to 10) You have |amount>[$counter] seconds left: (live: 1s) [(set: $counter to it -1) (replace:?amount)[$counter]] <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/d3kCg9Sr/Whats-App-Image-2023-03-03-at-22-32-58.jpg"/> [[ Jalur Kanan ]] [[ Jalur Kiri ]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_528002a69aa24f96bced096dcda6c337/360p/mp4/file.mp4" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_b05af8c6101e4215a21fe4ff45c9c6ce.mp3" autoplay>(set: $counter to 10) You have |amount>[$counter] seconds left: (live: 1s) [(set: $counter to it -1) (replace:?amount)[$counter]] <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/d3kCg9Sr/Whats-App-Image-2023-03-03-at-22-32-58.jpg"/> [[ Jalur Kiri ]] [[ Jalur Kanan ]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_528002a69aa24f96bced096dcda6c337/360p/mp4/file.mp4" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_b05af8c6101e4215a21fe4ff45c9c6ce.mp3" autoplay><style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/YSNV56m4/Whats-App-Image-2023-03-03-at-23-09-35.jpg"/> (align:"<==")+(box:"=XX=")[''GAME OVER''] [[Wadaw, apa akan terjadi?]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_4c9549bd224e423f874eb7404fb57e8e.mp3" autoplay> <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/YSNV56m4/Whats-App-Image-2023-03-03-at-23-09-35.jpg"/> (align:"<==")+(box:"=XX=")[''GAME OVER''] [[Wadaw, apa akan terjadi?]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_4c9549bd224e423f874eb7404fb57e8e.mp3" autoplay> <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/YSNV56m4/Whats-App-Image-2023-03-03-at-23-09-35.jpg"/> (align:"<==")+(box:"=XX=")[''GAME OVER''] [[Wadaw, apa akan terjadi?]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_4c9549bd224e423f874eb7404fb57e8e.mp3" autoplay> (set: $counter to 10) You have |amount>[$counter] seconds left: (live: 1s) [(set: $counter to it -1) (replace:?amount)[$counter]] <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/d3kCg9Sr/Whats-App-Image-2023-03-03-at-22-32-58.jpg"/> [[ Jalur kanan ]] [[ Jalur kiri ]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_528002a69aa24f96bced096dcda6c337/360p/mp4/file.mp4" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_b05af8c6101e4215a21fe4ff45c9c6ce.mp3" autoplay><style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/YSNV56m4/Whats-App-Image-2023-03-03-at-23-09-35.jpg"/> (align:"<==")+(box:"=XX=")[''GAME OVER''] [[Wadaw, apa akan terjadi?]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_4c9549bd224e423f874eb7404fb57e8e.mp3" autoplay> (set: $counter to 10) You have |amount>[$counter] seconds left: (live: 1s) [(set: $counter to it -1) (replace:?amount)[$counter]] <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/d3kCg9Sr/Whats-App-Image-2023-03-03-at-22-32-58.jpg"/> [[ Jalur Kanan ]] [[ Jalur Kiri ]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_528002a69aa24f96bced096dcda6c337/360p/mp4/file.mp4" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_b05af8c6101e4215a21fe4ff45c9c6ce.mp3" autoplay><style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/YSNV56m4/Whats-App-Image-2023-03-03-at-23-09-35.jpg"/> (align:"<==")+(box:"=XX=")[''GAME OVER''] [[Wadaw, apa akan terjadi?]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_4c9549bd224e423f874eb7404fb57e8e.mp3" autoplay> <style> img{ height: 50%; width: 50%; } </style> <img src = "https://i.pinimg.com/564x/cc/8c/bc/cc8cbc5cc391ffa4b781b913e437e52d.jpg"/> Aku makan mayat rusa dan ketemu Buddha maitreya [[Chapter 9]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_9ee84ebf586c420c85b79e9ba3c864f3/720p/mp4/file.mp4" autoplay> <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/YSNV56m4/Whats-App-Image-2023-03-03-at-23-09-35.jpg"/> (align:"<==")+(box:"=XX=")[''GAME OVER''] [[Wadaw, apa akan terjadi?]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_4c9549bd224e423f874eb7404fb57e8e.mp3" autoplay>(set: $counter to 10) You have |amount>[$counter] seconds left: (live: 1s) [(set: $counter to it -1) (replace:?amount)[$counter]] <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/d3kCg9Sr/Whats-App-Image-2023-03-03-at-22-32-58.jpg"/> [[ Jalur Kiri ]] [[Jalur Kanan ]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_528002a69aa24f96bced096dcda6c337/360p/mp4/file.mp4" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_b05af8c6101e4215a21fe4ff45c9c6ce.mp3" autoplay>(set: $counter to 10) You have |amount>[$counter] seconds left: (live: 1s) [(set: $counter to it -1) (replace:?amount)[$counter]] <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/d3kCg9Sr/Whats-App-Image-2023-03-03-at-22-32-58.jpg"/> [[ Jalur Kiri ]] [[ Jalur Kanan ]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_528002a69aa24f96bced096dcda6c337/360p/mp4/file.mp4" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_b05af8c6101e4215a21fe4ff45c9c6ce.mp3" autoplay><style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/YSNV56m4/Whats-App-Image-2023-03-03-at-23-09-35.jpg"/> (align:"<==")+(box:"=XX=")[''GAME OVER''] [[Wadaw, apa akan terjadi?]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_4c9549bd224e423f874eb7404fb57e8e.mp3" autoplay> (set: $counter to 10) You have |amount>[$counter] seconds left: (live: 1s) [(set: $counter to it -1) (replace:?amount)[$counter]] <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/d3kCg9Sr/Whats-App-Image-2023-03-03-at-22-32-58.jpg"/> [[ Jalur Kiri ]] [[ Jalur Kanan ]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_528002a69aa24f96bced096dcda6c337/360p/mp4/file.mp4" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_b05af8c6101e4215a21fe4ff45c9c6ce.mp3" autoplay><style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/YSNV56m4/Whats-App-Image-2023-03-03-at-23-09-35.jpg"/> (align:"<==")+(box:"=XX=")[''GAME OVER''] [[Wadaw, apa akan terjadi?]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_4c9549bd224e423f874eb7404fb57e8e.mp3" autoplay> <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/YSNV56m4/Whats-App-Image-2023-03-03-at-23-09-35.jpg"/> (align:"<==")+(box:"=XX=")[''GAME OVER''] [[Wadaw, apa akan terjadi?]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_4c9549bd224e423f874eb7404fb57e8e.mp3" autoplay> (set: $counter to 10) You have |amount>[$counter] seconds left: (live: 1s) [(set: $counter to it -1) (replace:?amount)[$counter]] <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/d3kCg9Sr/Whats-App-Image-2023-03-03-at-22-32-58.jpg"/> [[ Jalur Kiri ]] [[ Jalur Kanan ]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_528002a69aa24f96bced096dcda6c337/360p/mp4/file.mp4" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_b05af8c6101e4215a21fe4ff45c9c6ce.mp3" autoplay><style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/YSNV56m4/Whats-App-Image-2023-03-03-at-23-09-35.jpg"/> (align:"<==")+(box:"=XX=")[''GAME OVER''] [[Wadaw, apa akan terjadi?]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_4c9549bd224e423f874eb7404fb57e8e.mp3" autoplay><style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/YSNV56m4/Whats-App-Image-2023-03-03-at-23-09-35.jpg"/> (align:"<==")+(box:"=XX=")[''GAME OVER''] [[Wadaw, apa akan terjadi?]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_4c9549bd224e423f874eb7404fb57e8e.mp3" autoplay> (set: $counter to 10) You have |amount>[$counter] seconds left: (live: 1s) [(set: $counter to it -1) (replace:?amount)[$counter]] <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/d3kCg9Sr/Whats-App-Image-2023-03-03-at-22-32-58.jpg"/> [[ Jalur Kiri ]] [[ Jalur Kanan ]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_528002a69aa24f96bced096dcda6c337/360p/mp4/file.mp4" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_b05af8c6101e4215a21fe4ff45c9c6ce.mp3" autoplay><style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/YSNV56m4/Whats-App-Image-2023-03-03-at-23-09-35.jpg"/> (align:"<==")+(box:"=XX=")[''GAME OVER''] [[Wadaw, apa akan terjadi?]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_4c9549bd224e423f874eb7404fb57e8e.mp3" autoplay> <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/YSNV56m4/Whats-App-Image-2023-03-03-at-23-09-35.jpg"/> (align:"<==")+(box:"=XX=")[''GAME OVER''] [[Wadaw, apa akan terjadi?]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_4c9549bd224e423f874eb7404fb57e8e.mp3" autoplay> <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/4y1jCtM0/CHAPTER-9-2.jpg"/> Setelah berapa waktu berjalan, rasanya seperti bertahun tahun Badanku mulai lemah, buluku mulai rontok dan aku sudah tidak sesemangat dulu. Kini, aku hanya bisa tiduran di ranjang kecilku sambil menemani ownerku. Suatu malam, aku merasa sangat ngantuk tapi juga senang di saat yang bersamaan. Akupun pergi ke ranjang kecilku, menutup mataku dan tertidur… [[Chapter 10]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_efde3a6ec94f43d58b398ef842094c36.mp3" autoplay> ''Chapter 10 "AWAKE"'' <style> img{ height: 50%; width: 50%; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/Mpr2K7T2/CHAPTER-10-1.jpg"/> Akupun terbangun dalam sebuah ruangan dingin. “Ugh, bau obat, sangat tidak enak” pikirku kembali. Aku menoleh ke kanan dan ke kiri, ada monitor detak jantung, infus, dan bajuku putih semua. “Apa yang terjadi selama ini?” “apakah aku sudah kembali ke kehidupan normalku, atau ini masih bagian dari mimpi itu?” aku sedang mencari jawaban ketika seorang suster memasuki ruangan. “Halo pak …, bagaimana perasaan anda sekarang? Saya panggilkan dokter dulu ya” katanya sambil merapikan posisi berbaring [[ Cerita Selanjutnya ]] <audio src= "https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_5738f4a4432c4f1681128f99c8a3dbd5.mp3" autoplay loop><style> img{ height: 100%; width: 100%; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/QCDvnS65/CHAPTER-10-2.png"/> Seorang dokter pun akhirnya masuk ke ruanganku, ia mengecek seluruh badanku dan seluruh mesin mesinnya. Tentu, aku tidak paham jadi aku hanya menunggu dia membacakan hasilnya. “Halo pak …, perkenalkan nama saya Dr. Henry, apa yang bapak ingat terakhir kali?” dokter itu bertanya padaku. “Aku menjadi seekor anjing, dan terbangun disini” jawabku pada pertanyaannya. Alis dokter tersebut mengkerut, ia pun akhirnya mengatakan “Baik pak, mulai hari ini hingga besok bapak akan berada di rumah sakit dulu dan kami pantau perkembangannya. Apabila sudah stabil maka bapak boleh pulang, apakah ada pertanyaan?” ucap dokter tersebut sebelum meninggalkan ruangan. “Berapa lama saya tidak sadar diri?” aku bertanya padanya, “3 minggu pak, begitu tiba kondisi bapak cukup mengenaskan tapi sekarang sudah jauh lebih stabil. Permisi pak, saya pergi dulu cek pasien lain” pamit dokter tersebut. [[ 2 hari kemudian]] <audio src= "https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_5738f4a4432c4f1681128f99c8a3dbd5.mp3" autoplay loop><style> img{ height: 80%; width: 80%; padding: 5px; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/qB8TX6my/CHAPTER-10-3.jpg"/> - 2 hari kemudian - Suster pun kembali datang dan mengecek kondisiku hari ini. Kata suster, semua terlihat normal dan dokterpun mengatakan bahwa aku sudah bebas untuk pulang ke rumah. Aku pun segera berberes, menggunakan pakaian asliku dan melangkah keluar dari rumah sakit. Kini, aku paham apa yang akan kulakukan dalam hidupku. [[ The End ]] <audio src= "https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_5738f4a4432c4f1681128f99c8a3dbd5.mp3" autoplay loop>(align:"===><==")[''CREDITS:'' ''Script Writer'' Felicia Odelia Sabrina Gerald Ebenezer Grace Cea Tedjaindra Jeslyne Kaori Purnomo Monique Cea Tedjaindra Stevanie Kurniawan ''Music Engineer'' Gerald Ebenezer ''Coder'' Grace Cea Tedjaindra Monique Cea Tedjaindra ] <audio src= "https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_10882cc03a8d4522877797f87db0149f.mp3" autoplay loop> (set: $counter to 10) You have |amount>[$counter] seconds left: (live: 1s) [(set: $counter to it -1) (replace:?amount)[$counter]] Ketika aku berjalan mengikuti hantunya, ada suara tajam yang melewati telingaku. Suaranya membuatku gemetar dan takut. Apa yang harus kulakukan? [[Saya ke jalur kiri]] [[ Mengikuti hungry ghost]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_528002a69aa24f96bced096dcda6c337/360p/mp4/file.mp4" autoplay>(set: $counter to 10) You have |amount>[$counter] seconds left: (live: 1s) [(set: $counter to it -1) (replace:?amount)[$counter]] Hampir menuju ke tempat yang dia mau aku datangi, suara tajam itu menjadi lebih keras di dalam benakku. Aku mulai pusing [[Saya ke jalur kiri]] [[ Aku tetap mengikuti hungry ghost]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_528002a69aa24f96bced096dcda6c337/360p/mp4/file.mp4" autoplay> <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_dcb8b04f59554f1c8404df602aa85e12/360p/mp4/file.mp4" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_b05af8c6101e4215a21fe4ff45c9c6ce.mp3" autoplay>(set: $counter to 10) You have |amount>[$counter] seconds left: (live: 1s) [(set: $counter to it -1) (replace:?amount)[$counter]] Badanku mulai melemah, jantungku berdebar dengan cepat, dan pandanganku mulai burem. Tiba-tiba, ada suara keras yang berkata kepadaku "JANGAN MENGIKUTI DIA! BERBALIKLAH DAN PILIH JALUR LAIN!!" [[ Mengikuti hungry Ghost]] [[Saya ke jalur kiri]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_528002a69aa24f96bced096dcda6c337/360p/mp4/file.mp4" autoplay> <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_d085edb275264dad8a20891dddf607b6/720p/mp4/file.mp4" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_b05af8c6101e4215a21fe4ff45c9c6ce.mp3" autoplay>(set: $counter to 10) You have |amount>[$counter] seconds left: (live: 1s) [(set: $counter to it -1) (replace:?amount)[$counter]] <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/d3kCg9Sr/Whats-App-Image-2023-03-03-at-22-32-58.jpg"/> [[ Jalur kiri ]] [[ Jalur kanan ]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_528002a69aa24f96bced096dcda6c337/360p/mp4/file.mp4" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_b05af8c6101e4215a21fe4ff45c9c6ce.mp3" autoplay><style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/YSNV56m4/Whats-App-Image-2023-03-03-at-23-09-35.jpg"/> (align:"<==")+(box:"=XX=")[''GAME OVER''] [[Wadaw, apa akan terjadi?]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_4c9549bd224e423f874eb7404fb57e8e.mp3" autoplay> <style> img{ height: 50%; width: 50%; } </style> <img src = "https://i.pinimg.com/564x/cc/8c/bc/cc8cbc5cc391ffa4b781b913e437e52d.jpg"/> Aku bertemu dengan Buddha Maitreya [[Chapter 9]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_9ee84ebf586c420c85b79e9ba3c864f3/720p/mp4/file.mp4" autoplay> (set: $counter to 10) You have |amount>[$counter] seconds left: (live: 1s) [(set: $counter to it -1) (replace:?amount)[$counter]] <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/d3kCg9Sr/Whats-App-Image-2023-03-03-at-22-32-58.jpg"/> [[ Jalur kanan ]] [[ Jalur Kiri ]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_528002a69aa24f96bced096dcda6c337/360p/mp4/file.mp4" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_b05af8c6101e4215a21fe4ff45c9c6ce.mp3" autoplay><style> img{ height: 50%; width: 50%; } </style> <img src = "https://i.pinimg.com/564x/cc/8c/bc/cc8cbc5cc391ffa4b781b913e437e52d.jpg"/> Aku bertemu dengan Buddha Maitreya [[Chapter 9]] <audio src ="https://video.wixstatic.com/video/51e7e1_9ee84ebf586c420c85b79e9ba3c864f3/720p/mp4/file.mp4" autoplay> <style> img{ height: 70%; width: 70%; } </style> <img src = "https://i.postimg.cc/YSNV56m4/Whats-App-Image-2023-03-03-at-23-09-35.jpg"/> (align:"<==")+(box:"=XX=")[''GAME OVER''] [[Wadaw, apa akan terjadi?]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_4c9549bd224e423f874eb7404fb57e8e.mp3" autoplay> Ada tim medis yang mengelilingiku, apa yang terjadi? Dalam sekejap, semua pun gelap. [[Chapter Selanjutnya]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_47435df22bfe4a9ab01a50e7cf0ffeb2.mp3" autoplay> <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_9d988475222548c98dd710a5841bca12.mp3" autoplay> Aku langsung teriak dan mencoba untuk keluar tetapi di luar kamar saya, ada banyak orang yang lagi memakai baju hitam, mereka mengajar saya dan mengambil semua barang saya. Karena saking capeknya, aku tidak bisa gerak dan pandangan akhir yang aku lihat adalah pisau yang sudah tusuk ke dadaku. [[Chapter 6]] <audio src ="https://static.wixstatic.com/mp3/51e7e1_42348b2c8bba42c6bf74b053004d3cfd.mp3" autoplay> <style> img{ height: 450px; width: 700px; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/htdfrjQb/mereka-dinner.jpg " /> Aku : hai, kamu udah lama menunggu? Rallyn : hei, aku juga baru aja sampai kok Aku : baguslah kalau kaya gitu Rallyn : anyways kamu pemimpin perusahaan hilton corporation ya? Yang bergerak di bidang perhotelan? Aku : hahahaha kok kamu tahu, anyways kamu juga pemimpin perusahaan grandes corporation yang bergerak di bidang pariwisata kan? Gimana kalau kita meresmikan pertemanan kita dengan menjalin kerjasama antar perusahaan? Rallyn : sounds good, aku akan jadi partner bisnismu hingga akhirnya mereka terlarut dengan pembicaraan tersebut [[Perkenalan mereka]] Rallyn : hey, kamu kenapa dear? Aku : kamu ngikutin aku? Rallyn : loh? Engga kok. Aku seharian dirumah nemenin anak anak Aku : 'mengeluarkan foto anak buah rallyn yang sudah babak belur dipukul olehku' <style> img{ height: 400px; width: 600px; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/X7GndztT/Screenshot-1290.png " /> Rallyn : aku ga kenal orang itu dear Aku : kamu masih mau ngelak setelah anak buah kamu ngakuin kalau dia disuruh sama kamu? *lalu aku menampar rallyn hingga rallyn terjatuh, tidak hanya menampar, karena emosi aku terus memukul rallyn hingga rallyn tidak sadarkan diri. <style> img{ height: 400px; width: 350px; } </style> <img src ="https://i.postimg.cc/C5KkcgbC/rallyn-di-pukulin.jpg " /> [[ Part Selanjutnya ]]